Iman Kepada Allah

Kahutify.com


بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Materi 3 :
Iman Kepada Allah

Beriman kepada Allah  artinya:

• Meyakini tidak ada Tuhan yang benar selain Alloh

• Meyakini bahwa hanya Alloh-lah pencipta alam semesta beserta seluruh isinya, tidak ada sesuatupun yang diciptakan oleh selain Alloh.

• Meyakini bahwa Alloh mempunyai nama-nama yang mulia dan sifat-sifat yang sempurna. Tak ada kekurangan atau ketercelaan sedikitpun pada Alloh.

• Meyakini bahwa hanya Alloh-lah yang berhak diibadahi.

• Mempersembahkan seluruh peribadatan hanya untuk Alloh.


Alloh-lah pencipta segalanya dan Dia pula yang memiliki, mengatur dan menentukan segala-galanya. Tak ada suatu makhluk atau kondisi atau kejadian apapun yang berada di luar lingkaran kepemilikan, pengaturan dan ketentuan Alloh subhanahu wata'ala.


Hanya Alloh-lah yang menghidupkan dan mematikan. Hanya Alloh-lah pemberi rezeki, pemberi manfaat dan pencegah kemudhorotan. Hanya Alloh-lah penentu segala yang baik dan yang buruk. Hanya Alloh-lah yang sanggup mengkayakan dan memiskinkan seseorang, meninggikan dan merendahkan seseorang, memuliakan dan menghinakan seseorang.


Alloh Azza wa Jalla Maha berkuasa atas segala sesuatu dan Maha sanggup untuk berbuat apapun juga. Maha kuasa tak ada tandingannya. Maha kuat perkasa tak terkalahkan dan Dia mengalahkan segala-galanya. Memiliki seluruh kekuasaan, memberi kekuasaan kepada makhluk yang dikehendaki-Nya dan mencabut kekuasaan dari yang dikehendaki-Nya.


Semua yang dikehendaki Alloh subhanahu wata'ala pasti terjadi, dan semua yang tidak dikehendaki-Nya tidak akan pernah terjadi. Tidak ada keinginan siapapun yang bisa terlaksana bila bertentangan dengan keinginan-Nya. Tidak ada yang bisa mencegah-Nya dari berbuat apapun juga.


Tidak ada sesuatupun yang menyerupai Alloh dan menyamai-Nya, menandingi-Nya atau mendekati derajat-Nya. Maha Suci Alloh dari kesamaan dan keserupaan dengan apa pun juga.


Barangsiapa yang beranggapan atau percaya bahwa ada zat lain yang mempunyai sifat ketuhanan seperti sifat Alloh Azza wa Jalla, baik seluruhnya atau sebagiannya, maka orang itu telah menjadi orang musyrik, walaupun berasal dari keluarga Muslim atau juga menunaikan sholat dan berpuasa bahkan jika berjihad fisabilillah sekalipun.

Wallohu'alam.


Sumber :
Kuliah Studi Islam eLSSI

Posting Komentar

0 Komentar