Amalan Pertama Yang Diadili Di Hari Kiamat

Kahutify.com


Saudaraku rahimakumullaah, jagalah sholat wajib lima waktu, dan sempurnakan dengan sholat-sholat sunnah, karena sholat adalah penentu baik atau buruknya amalan, dan penentu bahagia atau celaka seorang hamba.

Rasulullah ﷺ bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

“Sesungguhnya amalan pertama seorang hamba yang akan diadili di hari kiamat adalah sholat, apabila baik sholatnya maka ia telah menang dan selamat, namun apabila rusak sholatnya maka ia telah celaka dan merugi. Dan jika kurang sholat wajibnya, Allah berfirman: ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah?’ Maka dengan sholat sunnahnya disempurnakanlah sholat wajibnya, kemudian semua amalan dihisab seperti itu.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Shohihul Jami’: 2020]

Rasulullah ﷺ juga bersabda,

اَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلاَةُ فَاِنْ صَلَحَتْ صَلَحَ سَائِرُ عَمَلِهِ وَاِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

“Amalan pertama seorang hamba yang akan diadili di hari kiamat adalah sholat. Jika baik sholatnya, baik pula seluruh amalannya. Jika rusak sholatnya, rusak pula seluruh amalannya.” [HR. Ath-Thobarani dari Anas radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 1358]

Lima Kriteria Sholat Yang Baik


1. Keikhlasan niat, hendaklah karena Allah ﷻ semata, bukan karena ingin dipuji orang sedikit pun.

2. Cara pelaksanaannya, hendaklah sesuai petunjuk Rasulullah ﷺ.

3. Waktunya, hendaklah tidak menunda-nunda sholat tanpa alasan syar’i.

4. Kekhusyukan, hendaklah berusaha memahami bacaan-bacaan sholat dan menghadirkan hati saat membacanya dengan penuh ketundukan kepada Allah ﷻ.

5. Sholat berjama’ah di masjid bagi laki-laki, kecuali ada udzur yang membolehkan di rumah.

Wallohu'alam.

Yuk bagikan kepada saudara/i kita, semoga menjadi nasihat dan kebermanfaatan bagi kita semua.

Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Disusun oleh Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray.

Posting Komentar

0 Komentar