Doa Yang Menghimpun Segala Kebaikan

Kahutify.com

Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu anha bercerita,

دَخَل عَلَيَّ النَّبِيُّ ﷺ وَأَنَا أُصُلِّيْ، وَلَهُ حَاجَة، فَأَبْطَأتُ عَلَيْهِ،

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pernah masuk menemuiku dalam keadaan aku sedang shalat. Saat itu beliau sedang memiliki hajat dan aku tidak segera menemui beliau, lalu kemudian beliau berkata, 

”يَاعَائِشَةُ؛ عَلَيْكَ بِجُمَلِ الدُّعَاء وَجَوَامِعِه.“

“Wahai Aisyah hendaknya engkau membaca doa yang mencakup dan menghimpun semuanya.”

فَلَمَّا انْصَرَفْتُ قُلْتُ : يَا رَسُوْلَ اللَّهِ وَمَا جُمَلُ الدُّعَاء وَجَوَامِعَهُ؟

Maka seusai shalat aku bertanya, Apa itu doa yang mencakup lagi menghimpun, wahai Rasulullah? Maka Beliau shalallahu alaihi wasallam mengatakan,

”اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآَجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ، وَمَا لَمْ أَعْلم ، اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وأسألك مـِمَّا سَألَكَ بِهِ عَبْدُكَ ونَبـِيُّك محمد ﷺ وأعُوذُ بِكَ مـِمَّا تَعَوَّذَ مِنْه عَبْدُك ونَبيك محمدٌ ﷺ وما قَضَيْتَ لِيْ مِنْ قَضَاءٍ فَاجْعَلْ عَاقِبَـتَهُ رُشْدًا.“

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu segala kebaikan, apakah disegerakan maupun tertunda, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. 

Dan aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, apakah disegerakan maupun tertunda, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. 

Dan aku memohon kepada-Mu Surga dan segala jalan yang mendekatkan diriku kepadanya, baik berupa ucapan ataupun perbuatan.

Dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka dan segala hal yang dapat mendekatkan diriku kepadanya, baik berupa ucapan ataupun perbuatan.

Dan aku memohon kepada-Mu dengan semua yang pernah diminta oleh Hamba-Mu dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan aku berlindung kepada-Mu dari semua dari semua permohonan perlindungan yang pernah diminta oleh hamba dan Nabi-Mu Muhammad shalallahu alaihi wasallam, dan jadikanlah dari segala ketentuan takdir yang Engkau putuskan untukku berakhir dengan kebaikan.”

📝 Sumber: HR. Bukhari dalam Adab Al-Mufrad (no. 639) dishahihkan oleh syaikh Al-Albani.

Posting Komentar

0 Komentar