4 Permintaan Penduduk Neraka

Www.kahutify.com

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا  أَمَّا بَعْدُ

Jamaah Majelis Ta'lim yang berbahagia 

Allah Azza wa Jalla berfirman :

QS Al-Anfal : 2

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Maka, pada malam ini saya akan membacakan ayat ayat Allah kepada para Jamaah tentang 4 Keinginan Penduduk Neraka.

Semoga dengan disampaikan ayat ayat ini, hati kita bergetar, bertambah keimanan nya, sehingga dapat semakin semangat dalam beribadah, dalam meningkatkan taqwa kepada Allah Rabbul 'Alamin.

Jamaah Rahimakumullah

Didalam neraka nanti, penduduk neraka menyampaikan permintaan-permintaan mereka.
Apa sajakah yang mereka minta?

Allah azza wa jalla berfirman:
QS Al-An'am : 27

وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ وُقِفُوْا عَلَى النَّارِ فَقَالُوْا يٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِاٰيٰتِ رَبِّنَا وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).

Para penduduk neraka, ketika mereka sudah masuk ke dalam neraka, mereka punya harapan-harapan.

Harapan yang pertama mereka meminta kepada Allah Azza wa jalla.

Apa harapan pertama mereka?

QS Al-Mu'minun : 107

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْهَا فَاِنْ عُدْنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوْنَ

Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".

Lalu apa Jawaban Allah?

QS Al-Mu'minun : 108

قَالَ اخْسَـُٔوْا فِيْهَا وَلَا تُكَلِّمُوْنِ

Allah berfirman: "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.
Mereka sudah tidak bisa keluar, segala perkara sudah diputuskan.
Mereka, para penduduk neraka meminta agar dikeluarkan. Tapi Allah menjawab :
Tinggallah disana dengan hina dan jangan berbicara kepada ku.

Ketika mereka tau tidak lagi bisa dikeluarkan dari neraka, maka kemudian mereka berharap ke yang kedua.

Mereka meminta kepada malaikat penjaga neraka
Siapa malaikat penjaga neraka?
Ya malaikat Malik

Lantas apa harapan kedua mereka?

QS Az-Zukhruf : 77

وَنَادَوْا يٰمٰلِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَۗ قَالَ اِنَّكُمْ مَّاكِثُوْنَ

Mereka berseru: "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Dia menjawab: "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)".

QS Az-Zukhruf : 78

لَقَدْ جِئْنٰكُمْ بِالْحَقِّ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كٰرِهُوْنَ

Sesungguhnya Kami benar-benar telah memhawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.

Harapan kedua penduduk neraka, mereka menyeru kepada Malaikat Malik ; Wahai Malik, kami ingin mati saja. Lalu malaikat malik menjawab apa?
Kamu akan tetap di adzab seperti ini. Tidak akan ada lagi kematian setelah ini.

Jamaah Majelis Ta'lim yang dimuliakan Allah Azza wa jalla.

Lalu, mereka penduduk neraka menyampaikan harapakan ketiga mereka.

Setelah tadi mereka meminta kepada Malik, kemudian mereka meminta kepada penjaga penjaga Neraka Jahannam.

QS Al-Mu'min : 49

وَقَالَ الَّذِيْنَ فِى النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوْا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِّنَ الْعَذَابِ

Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari".

QS Al-Mu'min : 50

قَالُوْٓا اَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيْكُمْ رُسُلُكُمْ بِالْبَيِّنٰتِ ۗقَالُوْا بَلٰىۗ قَالُوْا فَادْعُوْا ۚوَمَا دُعٰۤؤُا الْكٰفِرِيْنَ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ ࣖ

Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?" Mereka menjawab: "Benar, sudah datang". Penjaga-penjaga Jahannam berkata: "Berdoalah kamu". Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.

Jamaah sekalian, setelah mereka tinggal di neraka selama ribuan atau bahkan jutaan tahun, apa harapan mereka?
Mereka ingin libur 1 hari saja. Ingin libur di azab 1 hari saja, atau minimal di ringankan siksa nya.
Akan tetapi azab nya tidak diringankan, dan mereka terus di azab selama-lama nya.

Jamaah yang semoga di rahmati Allah Azza wa jalla.

Kita ulas kembali keinginan-keinginan penduduk neraka.

Harapan pertama, mereka berkata ; Ya Allah, keluarkan kami dari sini.
Allah berkata ; Tinggallah di sana dalam keadaan hina dan jangan berbicara dengan ku.

Harapan kedua, Ya Malik, tolong matikan saja kami. Kemudian Malik menjawab ; kalian akan terus hidup dan di azab.

Harapan ketiga,  Wahai penjaga neraka, mintakan kepada Allah agar kami diringankan dari azab ini sehari saja.

Sekarang, dengarkanlah harapan mereka yang ke empat.

Harapan yang ke empat ini, mereka tidak meminta kepada para mailakat, tidak juga meminta kepada Allah.
Lalu harapan yang ke empat ini mereka meminta kepada siapa?
Tahukah kita kepada siapa mereka meminta?

Mereka melihat kepada penduduk surga. Harapan yang keempat ini, mereka minta kepada Ahli surga.

QS Al-A'raf : 50

وَنَادٰٓى اَصْحٰبُ النَّارِ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِ اَنْ اَفِيْضُوْا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاۤءِ اَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ ۗقَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكٰفِرِيْنَۙ

Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

Makanan dan minuman ini tadi di haramkan bagi siapa?
Bagi orang-orang kafir

Termasuk didalam nya orang-orang yahudi dan nasrani.

QS Al-A'raf : 51

الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا دِيْنَهُمْ لَهْوًا وَّلَعِبًا وَّغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۚ فَالْيَوْمَ نَنْسٰىهُمْ كَمَا نَسُوْا لِقَاۤءَ يَوْمِهِمْ هٰذَاۙ وَمَا كَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يَجْحَدُوْنَ

(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Lantas bagaimana jalan keluarnya? Bagaimana solusi nya? Agar kita tidak termasuk orang orang yang di haramkan atas makanan dan minuman di akhirat nanti?

Sesungguhnya kita telah menurunkan kitab.

Kitab apa?

QS Al-A'raf : 52

وَلَقَدْ جِئْنٰهُمْ بِكِتٰبٍ فَصَّلْنٰهُ عَلٰى عِلْمٍ هُدًى وَّرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Jamaah Rahimakumullah
Kira-kira bagaimana perasaan nya?
Bagaimana iman nya setelah mendengar ayat-ayat yang menjelaskan tentang keinginan penduduk neraka tadi?

Apakah hati nya merasa gemetar? Apakah semakin bertambah keimanan nya?

Jika iya, maka bersyukurlah, itu tanda nya masih ada iman didalam hati kita.

Jika tidak merasa bergetar, maka patut lah dipertanyakan kualitas keimanan nya. Berarti ada yg salah dengan iman nya?
Apakah ia telah benar-benar beriman? Atau mungkin kah hanya sekedar iman di dalam lisan?

Silahkan di renungkan masing-masing oleh para jamaah.

Demikian yang dapat saya sampaikan
Terimakasih atas perhatian nya
Mohon maaf atas segala kekurangan nya

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Posting Komentar

0 Komentar