Aliran Hukum Murni

"Aliran Hukum Murni"

Teori Hukum Murni (bahasa Jerman: Reine Rechtslehre) adalah sebuah buku oleh ahli teori hukum Hans Kelsen, pertama kali diterbitkan pada tahun 1934 dan dalam pengembangan yang sangat diperluas di "edisi kedua" (secara efektif di buku baru) pada tahun 1960. Edisi kedua muncul dalam terjemahan bahasa Inggris pada tahun 1967, sebagai Teori Hukum Murni,[1] edisi pertama dalam terjemahan bahasa Inggris pada tahun 1992, sebagai Pengantar Masalah Teori Hukum. Teori yang diusulkan dalam buku ini mungkin telah menjadi teori yang paling berpengaruh dari hukum yang dihasilkan selama abad ke-20. Hal ini, setidaknya, menjadi salah satu poin yang tinggi dari teori hukum modernis.[2]

Menurut Hans Kelsen, hukum harus dibersihkan dari anasir-anasir yang non-yuridis, seperti unsursosiologis, politis, historis, bahkan etis. Pemikiran inilah yang dikenal dengan Teori Hukum Murni (Reine Rechtlehre) dari Hans Kelsen. Jadi hukum adalah suatu Sollenskategorie (kategori keharusan/ideal), bukan Seinskategorie (kategori faktual). Hukum adalah suatu keharusan yang mengatur tingkah laku manusia sebagai makhluk rasional. Dalam hal ini yang dipersoalkan oleh hukum bukanlah “bagaimana hukum itu seharusnya” (what the law ought to be), tetapi “apa hukumnya” (what the law is). Dengan demikian, walaupun hukum itu Sollenskategorie, yang dipakai adalah hukum positif (Ius Constitutum), bukan yang dicita-citakan (Ius Constituendum).

Menurut Friedman, esensi ajaran Hans Kelsen adalah sebagai berikut:

1. Tujuan teori hukum seperti halnya ilmu adalah untuk mengurangi kekalutan serta meningkatkan kesatuan;

2. Teori hukum adalah ilmu, dan bukan kehendak. Ia adalah pengetahuan tentang hukum yang ada, dan bukan tentang hukum yang seharusnya ada;

3. Ilmu hukum adalah normatif dan bukan ilmu alam;

4. Teori hukum sebagai suatu teori tentang norma-norma, tidaklah berurusan dengan persoalan efektivitas norma-norma hukum;

5. Suatu teori tentang hukum sifatnya formal, merupakan suatu teori tentang cara pengaturan dan isi yang berubah-ubah menurut jalan atau pola yang spesifik

6. Hubungan antara teori hukum dengan suatu sistem hukum positif tertentu adalah sama halnya dengan hubungan antara hukum yang mungkin dan hukum yang ada.

Daftar Pustaka :
[1] Berkeley, U. California P., 1967. The title page has correctly Pure Theory of Law, but the paperback cover has wrongly The Pure Theory of Law. This has been corrected, for the paperback cover as well as the hardback dustjacket, in a reprint by another publisher "by arrangement with" the Hans Kelsen-Institut: Clark, NJ; The LawbookExchange; 2004 ISBN 978-1-58477-578-2 (p), ISBN 978-1-58477-206-9 (h).

[2] Both editions will be included in forthcoming volumes in the Hans Kelsen Werke. A fuller and more accurate translation of the second edition is also planned. The current translation, in omitting many footnotes, obscures the extent to which the Pure Theory of Law is both philosophically grounded and responsive to earlier theories of law.

Posting Komentar

0 Komentar