Langsung ke konten utama

Hikmah Penciptaan Lisan

Aliran Hukum Kodrat

"Aliran Hukum Kodrat"

     Aliran hukum kodrat atau natural law thought adalah merupakan salah satu substansi dari perkembangan filsafat hukum. Berawal dari masa yunani kuno yang dkritisi oleh Cicero, dengan Thomas Aquinas sebagai penganalisis dan dibantu kalangan rohaniawan Gereja Katolik. Terkenal dengan ultra ecclesiam nulla salus yaitu moralitas disamakan dengan hukum agama sehingga diluar itu (Gereja) tidak ada keselamatan (kebenaran) dimana hakikat hukum merupakan moralitas yang kekal dan abadi (immortal). Yang dimana digunakan oleh sebagian besar hakim-hakim AS sebagai sumber hukum internasional dalam penafsiran konstitusi.
     Aliran hukum kodrat ini memiliki variatif karakteristik yang membedakannya dengan positivism hukum yaitu :
1. Bersifat umum-konkret , satu atau beberapa nilai  moral/hukum atau pertimbangan moral, yang menjelaskan bahwa hukum berasal dari moralitas (sesuatu yang ideal) , dimana ada moral pasti ada hukum yang harus memuat moralitas. Moralitas itu sendiri memiliki dua ciri yaitu yang irasional adalah moralitas itu datang langsung dari Tuhan dan yang rasional adalah moralitas itu berasal dari rasio.
2. Berlaku universal yang menyebabkanya abadi, dimana bahwa hukum yang mengandung moralitas adalah hukum yang mengandung asas-asas, prinsip-prinsip yang abadi tentang keadilan dan kebenaran.
3. Dapat dijangkau rasio manusia adalah merupakan salah satu ciridari aliran hukum kodrat, dimana moralitas menjadi objek penelaahan rasio yang jika hukum positif yang  tersebut bertentangan dengan moralitas maka hukum positif tersebut harus dikesampingkan.
Hakikat hukum dari aliran hukum kodrat ini adalah hukum merupakan nilai-nilai yan berlaku universal  dan abadi yang menyebabkanya bersifat logika induktif (self-evidence) bahwa sesuatu menjadi benar dan adil karena diperintahkan Tuhan (absolute) dan sesuatu sudah adil dan benar karena memang Tuhan lah yang memerintahkannya.

Aliran hukum kodrat ini dalam dunia kristiani di adopsi oleh pemikir utama St. Agustinus (354-430) yang menjelaskan bahwa METAFISIKA merupakan ilmu pertama, karena itu filsafat merupakan hamba dari teologi. Tuham mempunyai rencana yang dituangkan dalam hukumnya yang abadi disebut dengan LEX ETERNA . Dan rencana abadi Tuhan tersebut juga  dalam jiwa manusia   sehingga manusia mampu untuk memahaminya sebagai hukum kodrat adalah LEX NATURALIS . Prinsip tertinggi dalam hukum kodrat ini adalah  “jangan berbuat pada orang lain apa yang tidak ingin orang lain berbuat padamu Ne allguid faciat quisque alteri, quod pati ipse non vult. Yang menjelaskan bahwa hukum yang dibuat manusia harus bermoral karena hukum yang tidak adil adalah bukan hukum karena tidak bermoral.
TRADITIONAL VERSION (Thomas Aquinas) bahwa hukum positif wajib sejalan dengan moralitas karena jika tidak maka hukum positif tersebut tidak sah (invalid), batal demi hukum dan tak ada beban kewajiban bagi siapapun.  Sehingga bila distrukturkan maka urutan dari yang paling tinggi derajat menurut aliran ini adalah :
1. Hukum Abadi (lex eternal) hukum ini pengertiannya disetarakan dengan akal yang dipergunakan Tuhan dalam menciptakanalam semesta.
2. Hukum Kodrat (lex naturalis) “pantulan” akal ilahi yang terdapat dalam setiap penciptaan sebagaimana dimanifestasikan di dalam berbagai kecenderungan setiap ciptaan untuk mencari  kebaikannya sendiri dan menghindari kejahatan.
3. Hukum Ilahi (lex divina) yaitu hukum yang diterima manusia melalui wahyu.
4. Hukum buatan manusia (lex humana)  adalah merupakan hukum yang diturunkan dari hukum ilahi dan memiliki ketentuan khusus yang sesuai dengan situasi konkret kehidupan manusia.
Sejarah menunjukan bahwa banyak kasus hukum positif tidak selalu sejalan dengan moralitas, dan hukum itu tetap ditaati secara efektif. Karena hukum positif bersifat kasuistis terhadap suatu masalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empirisme Analitis

''Empirisme Analitis'' Teori ilmu dari kaum Empiris Analitis dibangun dengan semangat untuk mengatasi kekurangan Positivme dan Empirisme Logis dan Rasionalisme Kritis. Sekalipun demikian, menurut Wuisman, teori yang dikemukakan Empirime Analitis bukan penggabungan murni d an kedua aliran berpikir diatas, melainkan hanya  suatu penyesuaian lebih lanjut dari model penelitian ilmiah dikembangkan oleh Positivme dan EmpirismeLogis pada titik-titik yang dilontarkan terhadapnya oleh Rasionalisme Kritis. Emprisme Analitis menggambarkan proses penelitian ilmiah sebagai sebuah siklus (daur). Teori inintimbul dalam hubungan dengan usaha-usaha untuk menerapkan Positivme dan Empirisme Logis pada bidang studi social tertentu. Empirisme Analitis bermaksud menerangkan tentang apa itu pengetahuan ilmiah, bagaimana ilmu berkembang, dan metode penelitian apa yang cocok dipakai untuk mengembangkan ilmu. De Groot menyebutkan lima tahap membentuk siklus empiris dalam pengembangan pe

Hikmah Penciptaan Lisan

‘’Hikmah Penciptaan Lisan” Pernah ga sih muncul pertanyaan dalam benak kita, mengapa Allah ﷻ menciptakan lisan seseorang itu hanya satu, dan mengapa harus diletakkan di depan?. Pertanyaan ini mungkin bagi sebagian orang cukup membingungkan. Namun taukah kita, bahwa Allah ﷻ telah memberikan pesan secara tersirat dalam Al-Qur’an tentang hikmah penciptaan lisan. Lisan secara fisik diletakkan didepan bertujuan agar manusia tidak banyak membicarakan sesuatu dibelakang, juga agar manusia tidak membicarakan sesuatu yang tidak pantas didepan, sehingga meruntuhkan kehormatan dan kemuliaan dirinya. Tentunya ini menjadi nasihat dan pengingat untuk penulis dan kita semua sebagai manusia. Untuk itulah kemudian Allah ﷻ menurunkan beragam ayat yang mengisyaratkan pesan dan hikmah yang mulia ini. Salah satunya Allah ﷻ terangkan dalam Al-Qur’an surah ke 49, Al-Hujurat ayat 11 - 12, sebagai berikut; QS Al-Hujurat : 11 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْن

Uji Coba Smartfren 5G Bersama Kominfo, Kecepatannya Bikin Melongo

  Mengenal jaringan 5G Dilansir dari situs Cisco.com, 5G merupakan teknologi seluler generasi kelima. Ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan, mengurangi latensi, dan meningkatkan fleksibilitas layanan nirkabel. Jaringan 5G juga akan menyederhanakan mobilitas, dengan kemampuan roaming terbuka tanpa batas antara akses seluler dan Wi-Fi. Pengguna seluler dapat tetap terhubung saat mereka berpindah antara koneksi nirkabel luar ruang dan jaringan nirkabel di dalam gedung tanpa campur tangan pengguna atau pengguna perlu mengautentikasi ulang. Lalu Bagaimana cara kerja teknologi 5G? Teknologi 5G akan memperkenalkan kemajuan di seluruh arsitektur jaringan. Radio Baru 5G, standar global untuk antarmuka udara nirkabel 5G yang lebih mampu, akan mencakup spektrum yang tidak digunakan dalam 4G. Keuntungan menggunakan jaringan 5G Dilansir dari instagram @smartfrenworld, ada beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan jika menggunakan jaringan 5G, diantaranya : 1. Koneksi internet 100x lebih cepa