Langsung ke konten utama

Hikmah Penciptaan Lisan

Teologi Islam

"TEOLOGI ISLAM"
A. Pengertian Teologi Islam
     Teologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya “Theos” yaitu Tuhan dan “Logia” iya itu kata kata, ucapan atau wacana. Dengan demikian, Teologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama. Teologi meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. Para teolog berupaya menggunakan analisis dan argumen argumen rasional untuk mendiskusikan, menafsirkan dan mengajar dalam salah satu bidang dari topik topik agama.
     Sedangkan pengertian Teologi Islam secara terminologi Terdapat berbagai perbedaan. Menurut Abdurrazaq, Teologi Islam adalah ilmu yang membahas aspek ketuhanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan-Nya  secara rasional.
B. Perbedaan Teologi dengan ilmu Aqidah, Usuluddin, Tauhid, dan Kalam.
1. Aqidah
     Akidah berasal dari kata aqad berarti pengikatan. Akidah adalah apa yang diyakini seseorang. Jika dikatakan, “dia mempunyai akidah yang benar”, berarti akidahnya bebas dari keraguan. Akidah merupakan perbuatan hati yaitu kepercayaan hati dan pembenarannya terhadap sesuatu.
     Akidah menurut Syara’ adalah Iman kepada Allah, para malaikat Nya, kitab Nya, para rosul Nya, hari akhir, serta kepada Qodo dan Qodar. Aqidah juga dapat dimaksudkan sebagai pendapat dan pikiran atau Anutan yang mempengaruhi jiwa manusia lalu menjadi sebagai sesuatu suku dari manusia sendiri, di Bella dan dipertahankan bahwa hal itu adalah benar. Harus dipertahankan dan di perkembangkan.
     Setiap manusia mempunyai beberapa i’tikat sendiri atau pun banyak. Semakin banyak pengalamannya semakin subur ma’firaatnya. Semakin bertambah ilmunya semakin bertambah pula itikat nya dan Lapangannya. Akidah yang benar hanya satu, ada kidah yang sesuai dengan akidah Rosulullooh Sholallahu'alaihi wasallam dan para sahabatnya. Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah adalah yang sesuai dengan akidah Rosulullah Sholallahu'alaihi wasallam dan akidah para  sahabatnya.
2. Ushuluddin
     Ilmu Usuluddin adalah ilmu yang membahas pokok pokok dasar agama, yaitu Aqidah, tauhid, i’tikad keyakinan  tentang rukun Iman yang enam. Menurut ulama ulama Ahlissunah: “ ilmu Usuluddin iyalah ilmu yang membahas padanya tentang prinsip prinsip kepercayaan agama dengan dalil dalil yang Qath’I (AlQuran dan hadist mutawatir) dan dalil dalil akal fikiran.”
Sebutan lain bagi ilmu Usuluddin adalah ilmu Teologi Ketuhanan, karena membahas tentang ketauhidan (keesaan) Allah, sifat, dan asma Allah.
     Sebutan lain yang lebih populer adalah ilmu kalam karena bahasan yang sedang ramai dibahas pada saat lahirnya ilmu kalam adalah masalah kalam (firman Allah). Disamping itu, pembahasan pembahasan ilmu ini menggunakan metode ilmu mantiq sedangkan kata mantiq secara etimologi bahasa sinonim dengan kalam.
3. Tauhid
     Tauhid Adalah konsep dalam Aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah. Mengamalkan tahu hit dan menjauhi syirik merupakan konsekuensi dari kalimat sahabat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim. Tauhid menurut Salafi dibagi menjadi tiga yakni:
      1. Tauhid Rububiyah
      2. Tauhid Uluhiyah
      3. Asma wasifat
4. Ilmu kalam atau keimanan
     Kalam  menurut bahasa ialah ilmu yang membicarakan/membahas tentang masalah ketuhanan atau ke tauhidan (mengesakan Tuhan), Atau kalau menurut logatnya iyalah omongan atau perkataan.
Sedangkan menurut istilah ilmu Kalam Ialah sebagai berikut:
     a). Menurut Ibnu Khaldun, ilmu Kalam ialah ilmu yang berisi alasan alasan mempertahankan kepercayaan kepercayaan Iman dengan menggunakan dalil pikiran dan berisi bantahan terhadap orang orang yang menyelewang dari kepercayaan aliran golongan Salaf dan Ahlissunah.
      b). Menurut Alfaraby definisi ilmu Kalam adalah disiplin ilmu yang membahas zat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang mungkin mulai yang berkenan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang ber laksanakan doktrin islam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empirisme Analitis

''Empirisme Analitis'' Teori ilmu dari kaum Empiris Analitis dibangun dengan semangat untuk mengatasi kekurangan Positivme dan Empirisme Logis dan Rasionalisme Kritis. Sekalipun demikian, menurut Wuisman, teori yang dikemukakan Empirime Analitis bukan penggabungan murni d an kedua aliran berpikir diatas, melainkan hanya  suatu penyesuaian lebih lanjut dari model penelitian ilmiah dikembangkan oleh Positivme dan EmpirismeLogis pada titik-titik yang dilontarkan terhadapnya oleh Rasionalisme Kritis. Emprisme Analitis menggambarkan proses penelitian ilmiah sebagai sebuah siklus (daur). Teori inintimbul dalam hubungan dengan usaha-usaha untuk menerapkan Positivme dan Empirisme Logis pada bidang studi social tertentu. Empirisme Analitis bermaksud menerangkan tentang apa itu pengetahuan ilmiah, bagaimana ilmu berkembang, dan metode penelitian apa yang cocok dipakai untuk mengembangkan ilmu. De Groot menyebutkan lima tahap membentuk siklus empiris dalam pengembangan pe

Hikmah Penciptaan Lisan

‘’Hikmah Penciptaan Lisan” Pernah ga sih muncul pertanyaan dalam benak kita, mengapa Allah ﷻ menciptakan lisan seseorang itu hanya satu, dan mengapa harus diletakkan di depan?. Pertanyaan ini mungkin bagi sebagian orang cukup membingungkan. Namun taukah kita, bahwa Allah ﷻ telah memberikan pesan secara tersirat dalam Al-Qur’an tentang hikmah penciptaan lisan. Lisan secara fisik diletakkan didepan bertujuan agar manusia tidak banyak membicarakan sesuatu dibelakang, juga agar manusia tidak membicarakan sesuatu yang tidak pantas didepan, sehingga meruntuhkan kehormatan dan kemuliaan dirinya. Tentunya ini menjadi nasihat dan pengingat untuk penulis dan kita semua sebagai manusia. Untuk itulah kemudian Allah ﷻ menurunkan beragam ayat yang mengisyaratkan pesan dan hikmah yang mulia ini. Salah satunya Allah ﷻ terangkan dalam Al-Qur’an surah ke 49, Al-Hujurat ayat 11 - 12, sebagai berikut; QS Al-Hujurat : 11 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْن

Uji Coba Smartfren 5G Bersama Kominfo, Kecepatannya Bikin Melongo

  Mengenal jaringan 5G Dilansir dari situs Cisco.com, 5G merupakan teknologi seluler generasi kelima. Ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan, mengurangi latensi, dan meningkatkan fleksibilitas layanan nirkabel. Jaringan 5G juga akan menyederhanakan mobilitas, dengan kemampuan roaming terbuka tanpa batas antara akses seluler dan Wi-Fi. Pengguna seluler dapat tetap terhubung saat mereka berpindah antara koneksi nirkabel luar ruang dan jaringan nirkabel di dalam gedung tanpa campur tangan pengguna atau pengguna perlu mengautentikasi ulang. Lalu Bagaimana cara kerja teknologi 5G? Teknologi 5G akan memperkenalkan kemajuan di seluruh arsitektur jaringan. Radio Baru 5G, standar global untuk antarmuka udara nirkabel 5G yang lebih mampu, akan mencakup spektrum yang tidak digunakan dalam 4G. Keuntungan menggunakan jaringan 5G Dilansir dari instagram @smartfrenworld, ada beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan jika menggunakan jaringan 5G, diantaranya : 1. Koneksi internet 100x lebih cepa